Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.



 
IndeksIndeks  PortalPortal  GalleryGallery  Latest imagesLatest images  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

 

 GURU BUKAN TERORIS/GURU BUKAN TERORIS/

Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin



Jumlah posting : 278
Join date : 25.04.08

GURU BUKAN TERORIS/GURU BUKAN TERORIS/ Empty
PostSubyek: GURU BUKAN TERORIS/GURU BUKAN TERORIS/   GURU BUKAN TERORIS/GURU BUKAN TERORIS/ EmptyMon May 26, 2008 6:00 pm

Pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun 2007-2008 baru saja berakhir. Baik untuk tingkat SLTA maupun tingkat SLTP, namun berbagai peristiwa seputar perjalanan UN kemarin perlu adanya pengkajian agar kejadian-kejadian yang mendiskreditkan peran seorang guru selaku pendidik tak perlu lagi terjadi.
Hal yang paling menonjol seputar UAN yang berlangsung pecan lalu adalah kejadian di Sulawesi Selatan, dimana pengawalan dan pengawasan UN dilakukan oleh pasukan anti teroris dari POLRI yang kita kenal dengan nama pasukan detasemen 88. Kejadian itu sungguh sangat berlebihan sekaligus memprihatinkan. Bagaimana tidak, karena guru bukanlah seorang teroris yang perlu pengamanan ekstra ketat dari pihak kepolisian, bahkan pemerintah dan rakyat atau bangsa Indonesia telah bersepakat memberikan gelar pahlawan tanpa tanda jasa kepada para bapak dan ibu yang berprofesi sebagai guru.
Apa jadinya generasi bangsa ini bila tidak adanya bapak dan ibu guru yang telah mencetak pemimpin-pemimpin bangsa sejak dulu hingga saat ini. Apakah para pejabat yang membuat peraturan seputar ujian nasional dan bapak-bapak petinggi POLRI serta kita semua bisa membaca dan menulis seperti sekarang ini tanpa bimbingan seorang guru?
Jadi pengawalan yang berlebihan dalam pelaksanaan UN oleh pasukan detasemen 88 merupakan kejadian yang memprihatinkan yang telah menodai proses perjalanan pendidikan di negeri kita, sebab menurut pakar pendidikan dan tim independent pemantau pendidikan (TPI), pengawalan dan penjagaan pelaksanaan UN sebaiknya cukup dilakukan oleh pihak kepolisian dengan berpakaian lengkap saja, tidak perlu dilengkapi dengan persenjataan lengkap, seperti pengawalan terhadap teroris, karena GURU BUKANLAH TERORIS.
Menanggapi persoalan ini, menteri pendidikan kita Bambang Sudibyo dengan tegas mengatakan, bahwa pihaknya tidak pernah memerintahkan atau meminta bantuan kepada pihak kepolisian untuk menurunkan pasukan detasemen 88, seperti kejadian yang terjadi di Sulawesi Selatan. Pertanyaannya adalah, mengapa kejadian itu mesti terjadi, pepatah mengatakan, bahwa sebuah bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa pahlawannya. Untuk itu mari kita semua merenung apa yang telah kita berikan kepada para guru-guru kita yang juga sebagai pahlawan tanda jasa. Bangsa ini tidak akan menjadi besar seperti sekarang ini tanpa adanya peran dan bimbingan para guru, dan mari kita semua instropeksi diri, apakah pantas pengawalan terhadap guru pengawas UN yang dilakukan para petugas keamanan dengan senjata lengkap seperti pengawalan terhadap teroris. Sekali lagi perlu kita tekankan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, bukan seorang teroris. (Redaksi)
Kembali Ke Atas Go down
http://radar.newstarforum.com
 
GURU BUKAN TERORIS/GURU BUKAN TERORIS/
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Beda Penghasilan Bukan Alasan Cerai
» Perlu Pemerataan Guru di Perbatasan
» Kenaikan Gaji Guru Timbulkan Kecemburuan
» KENAIKAN GAJI GURU HARUS SINERGIS DENGAN PENINGKATAN KUALITAS PENGAJAR

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Editorial-
Navigasi: